Tampilkan postingan dengan label kelompok pencinta ilmu pengetahuan dan lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kelompok pencinta ilmu pengetahuan dan lingkungan. Tampilkan semua postingan

Satu Hati Hijaukan Negeri


"Satu Hati Hijaukan Negeri" adalah salah satu program kegiatan dari Klenthing yogyakarta berupa penanaman pohon (bersama) oleh anak-anak. Dalam kegiatan ini anak-anak diajak untuk bersama-sama menanam pohon sebagai salah satu manifestasi peran serta mereka dalam menjaga lingkungan.
Jika kita melihat dari sisi efektifitas suatu pekerjaan, tentu akan menjadi lebih ribet ketika melibatkan anak-anak dalam pekerjaan tanam-menanam ini. Tentu  pekerjaan akan memerlukan waktu lebih lama dan hasilnya pun entah seperti apa.Tetapi.. kita berharap bahwa bukan dari sisi tersebut kita melihat kegiatan ini. Kami (Klenthing) berharap bahwa di dalam kegiatan ini bisa diambil sebuah proses pendidikan lingkungan bagi anak-anak.
Kegiatan ini sendiri diawali dari beberapa asumsi, diantaranya :
-          Pada dasarnya anak-anak ingin terlibat dalam setiap program kegiatan yang terjadi di masyarakat. (sesuai kapasitasnya)
-          Pengakuan kita akan keberadaan mereka (dengan melibatkan mereka dalam program kegiatan) akan memberikan kebanggaan dan rasa “Heroik” dalam diri anak-anak.
-          Rasa heroik yang tumbuh pada diri anak akhirnya bisa menumbuhkan perhatian dan kepedulian mereka terhadap lingkungan yang akhirnya memudahkan kita dalam memberikan pendidikan lingkungan pada masa selanjutnya.


"Satu Hati Hijaukan Negeri" juga merupakan salah satu pengembangan dari beberapa konsep pendidikan lingkungan yang sudah dijalankan. Dari kegiatan ini pula diharapkan muncul jawaban dari beberapa persoalan yang muncul dalam proses pendidikan lingkungan untuk anak. Persoalan yang sering muncul adalah masalah motivasi anak yang tak kunjung muncul atau bahkan hilang sebelum berkembang.

Dengan membangun rasa bangga / heroik  diharapkan imajinasi anak membawa diri mereka pada kesadaran bahwa mereka mempunyai kapasitas dan posisi yang penting dalam gerak upaya pelestarian lingkungan hidup. selain itu rasa bangga/heroik dalam diri mereka diharapkan (untuk kedepannya) memotivasi mereka untuk belajar dan berbuat lebih baik/ramah terhadap lingkungan hidup mereka.


"Satu Hati Hijaukan Negeri" edisi pertama ini akan dilaksanakan pada hari Minggu, 17 Oktober 2010, di lingkungan RT 37 RW 10 Pengok, Demangan, Gondokusuman, Yogyakarta. 
Ada kostum yang akan dikenakan oleh anak-anak itu untuk menyatukan mereka dalam suatu kesatuan dan misi. Seperti apa kostumnya bisa di lihat di KOSTUM

Pada akhirnya, kita tak akan tahu seberapa jauh kita bisa berbuat tanpa kita mencobanya.


Saling dukung, bahu-membahu mutlak diperlukan karena kita tak bisa melepaskan diri dari kenyataan bahwa kita manusia biasa yang menjalani hidup dengan berbagai keterbatasan kita masing-masing...
"SATU HATI HIJAUKAN NEGERI"
by : Harry dom

Bonus Pengetahuan Bonus Hadiah di Tepi Sungai Winongo

Pasar Pengetahuan Serangan, 27 April 2008
Mbak, jam dinding harganya berapa?
Harganya, 5 koin hijau
Kalau gantungan kunci berapa mbak?
Harganya Cuma 3 koin merah
Untuk mendapatkan jam dinding yang terbuat dari bubur kertas cukup dengan menukarkan 5 koin hijau saja. Nggak percaya?
Sebaiknya percaya saja, sebab aturan ini hanya ada di Pasar Pengetahuan yang diadakan oleh Klenthing pada

JAGA BUMI PUNYA CERITA

By : Hari Dom
Jika anda ingin tahu kisah program Jaga Bumi-nya Klenthing, simaklah kisah yang ada di bawah ini dengan seksama. Jaga bumi telah menjadi kegiatan rutin teman-teman setiap Kamis di SD Langensari, Yogyakarta. Jika sekolah kalian ingin program Jaga Bumi juga, panggillah teman-teman Klenthing ke SD kalian.
Yuu..huu…!! waktu menunjukkan pukul 12.15. Anak-anak kelas 3 SD Langensari, Klitren, Yogyakarta, segera mengemasi alat-alat tulisnya. Kemudian mereka berhamburan keluar kelas menuju halaman sekolah. Apa yang terjadi? Apakah ada gempa lagi? Oh, ternyata tidak. Bumi masih tenang-tenang saja. Atau mereka mau pulang? Hmm, ternyata tidak juga. Ternyata, mereka berkumpul di halaman sekolah. Ada yang duduk-duduk, ada juga yang bermain dan berlari-larian.
Beberapa saat kemudian dari gerbang sekolah muncul beberapa anak muda. Kehadiran mereka ternyata menarik perhatiaan anak-anak kelas 3 tadi, dan mereka-pun berhamburan menyambut kehadiran sekelompok anak muda tadi. Siapa sih, mereka? Ternyata sekelompok anak muda tadi adalah tim fasilitator dari Klenthing (Kelompok Pecinta Ilmu Penghetahuan dan Lingkungan) Yogyakarta yang mengadakan kegiatan pendampingan lingkungan “Jaga Bumi” di sekolah mereka. Sebuah program pendidikan sebagai wahana bermain bagi anak-anak untuk belajar tentang lingkungan hidup mereka.
“Kak, papan-papan itu untuk apa, sih?” tanya beberapa anak menunjuk pada papan-papan warna-warni yang dibawa oleh teman-teman dari Klenthing. “Kita lihat saja nanti”, itulah jawaban yang membuat penasaran.
Hari itu (Kamis, 8/5/08) mereka bermain “Perahu pembersih dan pemilah sampah”, sebuah modifikasi dari permainan crocodile trap. Permainan ini merupakan permainan kelompok. Setiap kelompok beranggotakan kurang lebih 7 anak. Dalam permainan,

IKLIM YANG ANEH


Coba bayangkan, kalau saja negara-negara di Eropa punya iklim seperti Indonesia. Terus iklim di Indonesia seperti Eropa. Brrrr.... dingin! Tapi mungkin nggak sih, iklim di bumi tiba-tiba berubah seperti itu?
Sebenarnya, sejak dulu iklim di bumi memang terus menerus mengalami perubahan. Akan tetapi perubahan yang terjadi tidak seperti yang kita bayangkan. Misalnya, iklim tropis tiba-tiba jadi sub tropis, lalu iklim sub tropis jadi tropis, bukan seperti itu!