Tampilkan postingan dengan label negeri sampah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label negeri sampah. Tampilkan semua postingan

“Omongan-omongan Sampah"

Laporan Diskusi Sampah di Klenthing
By : Fredi Ardita Firmansyah
A : Reuse artinya menggunakan kembali. Kegiatan penggunaan kembali secara langsung tanpa mengubah bentuk asli, baik untuk fungsi yang sama atau fungsi yang lain.
B : “Kalo botol air mineral bekas, terus diguntingi sedemikian rupa dan dibentuk menjadi lentera, itu apa?”
A : Itu sudah termasuk recycle atau daur-ulang.
B : “Bukannya kalo daur-ulang itu sudah mengalami proses pendauran atau peleburan, kemudian dibentuk kembali sedemikian rupa menjadi barang yang sama atau juga bentuk yang lain.”

Negeri Sampah di Bangsal Gedung Kesenian Kulonprogo

Pasar Pengetahuan Kulonprogo



















Teman- teman, pernah datang ke negeri sampah? Apa yang teman-teman bayangkan jika datang ke negeri sampah? Sebagian besar pasti menjawab bahwa negeri sampah itu bau, jorok, dekil, kotor dan tidak sehat. Negeri sampah, dalam bayanganku adalah negeri yang banyak sampahnya. Apalagi sampahnya berserakan dimana-mana sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap juga dapat menjadi sarang penyakit.
Sebaliknya, ketika aku datang ke acara Pasar Pengetahuan Klenthing yang bertema Sampah Ku Harta Karun Ku di Negeri Sampah ini, tidak terdapat sampah yang berserakan. Tempatnya pun bersih. Memang banyak sampahnya, tapi, sampah itu disusun dan dipilah-pilah menurut jenisnya. Sampah kaleng mempunyai tempat sendiri. Begitupula sampah kertas, plastik, dan sampah organik. Semua sampah mempunyai tema sendiri-sendiri. Negeri yang aneh ini diberi nama Negeri Uwuhnakarta. Pasar Pengetahuan ini terselenggara sebagai salah satu bagian dari mata serangkaian acara Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca di Kulonprogo. Di kanan kiri Negeri Sampah, banyak stand-stand pameran buku IKAPI.